BENARKAH PAHAM ALFIYAH SESULIT MENGHAFALKANNYA ?

8 bulan yang lalu

Hampir seluruh santri yang pernah atau sedang mondok di pesantren tidak akan asing dengan nama Alfiyah. Ia bukanlah nama salah seorang santriwati yang digandrungi banyak santri putra di pesantren. Alfiyah merupakan kumpulan bait nadzom yang mengupas tuntas persoalan gramatika bahasa Arab. Di sejumlah pesantren, Nadzam Alfiyah sudah biasa dijadikan sebagai syarat kenaikan kelas bagi seorang santri.

Sesuai artinya, dalam Alfiyah terhimpun nadzam sekitar 1000 bait yang harus dihafal santri. Tidak sedikit santri yang kandas naik kelas akibat tidak mencapai target hafalan. Dengan beban target hafalan tersebut sebanyak itu, sudah menjadi wajar jika keseharian seorang santri -mau tidak mau- akhirnya akan banyak berinteraksi dengan nadzam tersebut. Bahkan, tidak tanggung-tanggung jika hafalan atau lalaran bisa sampai larut malam. Ini semua tidak lain demi mengejar ketertinggalan.

Namun di balik tuntutan berat hafalan tersebut, tersimpan keasyikan para santri selama menghafal. Biasanya hafalan bersama akan ada iring-iringan musik. Alat-alat yang dimainkan bukan seperti yang umum dipakai band, misalnya guitar, keyboard, drum, atau lainnya. Tetapi alat-alat seadanya yang berada di sekitar dan bisa dijangkau di lingkup pesantren. Tak ayal jika peralatan dapur, makan, hingga peralatan mandi sudah lumrah menjadi pelengkap iring-iringan nadzom. Mulai gayung, timba, galon, piring, sendok dan alat-alat lainnya. Semua berirama bak orkresta yang digelar di suatu gedung yang megah.

Hanya saja, perjalanan panjang hafalan itu kadang menyisakan pertanyaan besar bagi sebagian santri yang telah berhasil hafal seluruh bait nadzom Alfiyah. Sebab tuntutannya sebatas hafal saja, maka mereka pun menjadi bingung tentang bagaimana cara mengfungsikan hafalan tersebut sebab tidak paham dengan isi atau kandungannya. Akhirnya, hafal saja menjadi tidak cukup jika tidak disertai paham. Paham dengan apa yang dihafal kemungkinan besar akan lebih memudahkan untuk hafalan.

Berawal dari problem inilah Channel Youtube Al-Bidayah menyediakan kajian Alfiyah. Konten video yang ditayangkan berisi kupasan tuntas satu persatu dari setiap bait nadzom Alfiyah, baik dari segi tata bahasa maupun kandungannya. Semua kajian langsung dibimbing oleh penggagas Metode Al-Bidayah, Dr. H. Abdul Haris, M.Ag. Diharapkan, kajian ini dapat berguna tidak hanya bagi mereka yang sedang mengejar paham setelah hafal, tetapi juga bagi siapa saja yang merencanakan hafalan dan bisa paham sekaligus. Bisa juga menjadi referensi rujukan belajar bagi yang sekedar ingin paham Alfiyah tanpa harus menghafal.

 

METODE AL-BIDAYAH
Jembatan Ngaji Kitab Kuning Sistematis Untuk Para Pemula. 


Untuk mengikuti kajian Alfiyah, klik link di bawah ini. Semoga bermanfaat.

https://www.youtube.com/playlist?list=PLoqWjgpr2TAz1Tm2bz9Wcwoi7oINBjUdA