LOMBA FATHUL MU'IN NASIONAL DI UNAIR, AL-BIDAYAH SABET JUARA 1.

1 tahun yang lalu

Tak berselang lama pasca peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober, nama Pesantren Al-Bidayah Jember di acara "Gebyar Seni Religi Airlangga 2019" resmi dinobatkan sebagai pesantren yg meraih juara pada ajang lomba Musabaqah Qiratul Kutub tingkat nasional. Lomba yg dilaksanakan pada tanggal 2 November 2019 menempatkan salah satu santri utusan Pesantren Al-Bidayah Jember sebagai juara 1 pada cabang lomba Fathul Muin atas nama Syifa' Syaifudin Ahmad.

Dikenal sebagai sosok yg aktif dalam berkhidmat untuk pesantren, santri yg akrab dipanggil Syifa' tersebut ternyata masih mampu mengharumkan nama pesantren hingga tingkat nasional. Berbekal kegigihannya dalam persiapan sebelum lomba, akhirnya Ia mampu menaklukkan kontingen lain dalam ajang lomba baca kitab Fathul Muin Tingkat Nasional.

Menjelang pelaksaan lomba, persiapannya tidak jauh berbeda dg umumnya calon peserta yg akan diikutkan lomba. Ada penambahan jam belajar dan alokasi waktu khusus. Namun satu hal yg turut menguatkan persiapan ini adalah model belajar sistematis yg selalu menjadi andalan dari Pesantren al-Bidayah. Lewat buku-buku Metode Al-Bidayah, para santri diajak berlogika sistematis dalam rangka menganalisa teks Arab.

Bagi santri pemula maupun bukan santri namun ingin belajar membaca kitab kuning dapat menjadikan Metode al-Bidayah sebagai alternatif sarana belajar. Bahasanya mudah, logikanya sistematis serta dihasilkan dari riset panjang penulis baik melalui pengalaman mengajar serta menelaah kitab-kitab klasik hingga kontemporer. Metode Al-Bidayah cocok sebagai jembatan ngaji kitab kuning untuk para pemula. Bagi yg ingin mengenal lebih dekat dengan Metode Al-Bidayah dapat mengunjungi Chanel Youtube https://www.youtube.com/channel/UCKHyxl1xxVk_10iUU7n9qQg



METODE AL-BIDAYAH
Jembatan Ngaji Kitab Kuning Untuk Para Pemula