PESANTREN NEGERI JIRAN STUDI KOMPARATIF KE AL-BIDAYAH JEMBER

1 tahun yang lalu
Alhamdulillah, pada kesempatan ini pesantren Al-Bidayah kedatangan tamu dari negeri jiran seorang Ustad dan sekaligus pengasuh Madrasah Tahfiz Al-Quran An-Nur dalam rangka studi komparative metode baca kitab kuning.
 
Dalam kesempatan saat berbincang dengan penulis Metode Al-Bidayah, beliau mengatakan bahwa sangat tertarik untuk berkunjung ke pesantren ini setelah menonton video yang beberapa hari ini sangat viral di berbagai media sosial yang berjudul “Metode Al-bidayah (Praktik Aplikasi I’rob)”. 
 
Menurut pendapat Ustad Noor Effendi Hamid di era sekarang sudah seharusnya pembelajaran di madrasah-madrasah mempunyai metode dalam belajar bahasa arab untuk mempercepat proses belajar – mengajar peserta didik agar lebih mudah dalam menguasainya.
 
Ilmu nahwu dan sharf yang merupakan tonggak dasar untuk menguasai ilmu bahasa arab yang baik dan benar haruslah diajarkan secara sistematis, mudah dipahami, dan juga praktis dalam materi maupun penerapannya, imbuhnya di sela-sela berbincang dengan Dr. H. Abdul Haris, M.ag.
 
Setelah beliau observasi secara langsung di Pesantren Al-Bidayah selama dua hari tepatnya pada 23 April 2019 – 24 April 2019, beliau cukup gembira melihat santri-santri yang di demonstrasikan di depan beliau secara langsung karena hasil dari santri-santri yang belajar Metode Al-Bidayah sesuai apa yang ia lihat di youtube.
 
Menurut pengakuannya, Metode Al-Bidayah yang materi-materinya cukup sederhana, isi materinya yang umum digunakan pada i’rob kitab, dan juga pembahasannya yang detail menjadikan metode ini mempunyai kelebihan daripada metode-metode yang lain.
 
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap metode mempunyai kelebihan masing-masing dan juga memiliki kekurangan, tetapi pada hakekatnya bertujuan sama yaitu mempermudah peserta didik dalam proses belajar-mengajar, jawab Ustad Abdul Haris di sela pembicaraannya.
 
Ustad Noor Effendi Hamid di akhir perbincanganya dengan penulis juga memesan beberapa buku Metode al-Bidayah untuk di bawa ke Malaysia sebagai oleh-oleh bagi keluarga dan juga santrinya yang ada di Madrasah Tahfidz Al-Qur’an An-nur di Tangkak – Johor – Malaysia.
 
Kami segenap keluarga besar Pondok Pesantren Al-Bidayah mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran beliau, semoga berkat silaturrahim ini menjadikan semangat dalam nasrul ilmi dan juga secara signifikan mampu mengembangkan metode yang lebih baik lagi kedepannya.
 
Kontributor:AH. Mubarok

 

METODE AL-BIDAYAH

Jembatan Ngaji Kitab Kuning Untuk Para Pemula 

 Serah Terima Metode al-Bidayah