TESTIMONI AHLI ATAS METODE AL-BIDAYAH

2 tahun yang lalu

Bicara tentang Islam, maka kita tidak dapat lepas dari sumber referensi primer agama Islam itu sendiri, yaitu al-Qur'an dan al-Hadits yg semuanya tertulis dg bahasa Arab. Itu artinya, ingin mendalami agama Islam lebih komprehensif dibutuhkan keahlian dan kemampuan bahasa Arab yg baik. Dengan menguasai bahasa Arab, kita sudah berusaha memposisikan al-Qur'an bukan saja sebatas bahan bacaan rutin harian, melainkan lebih dari itu, yakni menjadi "hudan" (petunjuk) selama menjalani hidup di dunia.

Belajar bahasa Arab atau kitab kuning, baiknya menggunakan metode agar bisa lebih cepat paham dan menguasai. Sama halnya belajar membaca al-Qur'an akan lebih cepat ketika menggunakan metode seperti Iqra', Dirosati, Qiraati, Tilawati, dan sejenisnya.

Ustadz Muhammad Idrus Ramli, ahli muthala'ah kitab-kitab klasik maupun kontemporer serta pakar kajian keislaman internasional telah merekomendasikan jika ingin mendalami bahasa Arab maupun kitab kuning dapat menggunakan Metode Al-Bidayah sebagai jembatan untuk memahami dan menguasai bahasa Arab atau kitab kuning. Lebih lanjut, simak video pengakuan beliau di bawah ini.

 

METODE AL-BIDAYAH
Jembatan Ngaji Kitab Para Pemula