TENTANG MACAM-MACAM "TANWIN"

Tanwin adalah nun yang disukun yang secara pelafadzan (bukan tulisan) terdapat diakhir sebuah kalimah isim.
Syekh Musthafa al-Ghulayaini membagi tanwin menjadi tiga, yaitu:
1. Tanwin al-tamkin
yaitu setiap tanwin yang terdapat pada kalimah isim yang mu’rab. Tanwin ini juga disebut dengan tanwin al-sharf.
Contoh:
- رَجُلٌ (tanwin yang terdapat pada lafadz رَجُلٌ disebut sebagai tanwin al-tamkin atau tanwin al-sharf karena lafadz رَجُلٌ termasuk dalam kategori isim yang mu’rab)
- كِتَابٌ (tanwin yang terdapat pada lafadz كِتَابٌ disebut sebagai tanwin al-tamkin atau tanwin al-sharf karena lafadz كِتَابٌ termasuk dalam kategori isim yang mu’rab).
2. Tanwin al-tankir
Yaitu setiap tanwin yang terdapat pada kalimah isim yang mabni,atau terdapat pada isim alam yang diakhiri lafadz "وَيْهِ" yang berfungsi sebagai pembeda antara yang makrifat dan yang Yang tidak ditanwin dianggap berkategori makrifat, sedangkan yang ditanwin dianggap berkategori nakirah.
Contoh:
- سِيْبَوَيْهٍ (tanwin yang terdapat pada lafadz سِيْبَوَيْهٍ disebut sebagai tanwin al-tankir karena masuk pada isim alam yang diakhiri lafadz وَيْهِ. Hal ini berarti status lafadz سِيْبَوَيْهٍ yang ditanwin adalah berkategori nakirah).
- صَهٍ (tanwin yang terdapat pada lafadz صَهٍ disebut sebagai tanwin al-tankir karena masuk pada isim mabni/isim fi’il. Hal ini berarti status lafadz صَهٍ yang ditanwin adalah berkategori nakirah).
3. Tanwin al-iwadl
Yaitu setiap tanwin yang menggantikan posisi huruf, isim atau jumlah yang dibuang.
Contoh:
- قَاضٍ (tanwin yang terdapat pada lafadz قَاضٍ disebut sebagai tanwin pengganti dari “huruf” yang dibuang/عِوَضٌ عَنِ الْحَرْفِ الْمَحْذُوْفِ. Asal dari lafadz قَاضٍ adalah الْقَاضِي).
- كُلٌّ يَمُوْتُ (tanwin yang terdapat pada lafadz كَلٌّ disebut sebagai tanwin pengganti dari “isim” yang dibuang/ عِوَضٌ عَنِ الْاِسْمِ الْمَحْذُوْفِ. Asal dari lafad كُلٌّ يَمُوْتُ adalah كُلُّ إِنْسَانٍ يَمُوْتُ.)
- وَأَنْتُمْ حِيْنَئِذٍ تَنْظُرُوْنَ (tanwin yang terdapat pada lafadz حِيْنَئِذٍ disebut sebagai tanwin pengganti dari “jumlah” yang dibuang/ عِوَضٌ عَنِ الْجُمْلَةِ الْمَحْذُوْفَةِ. Asal dari lafadz وَأَنْتُمْ حِيْنَئِذٍ تَنْظُرُوْنَ adalah وَأَنْتُمْ حِيْنَ إِذْ بَلَغَتِ الرُّوْحُ الْحُلْقُوْمَ تَنْظُرُوْنَ.
_________ Sumber : www.albidayahjember.com _________
𝗣𝗲𝗿𝗶𝗵𝗮𝗹 𝗜𝗻𝗳𝗼 𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝐌𝐞𝐭𝐨𝐝𝐞 𝐀𝐥 𝐁𝐢𝐝𝐚𝐲𝐚𝐡, 𝗰𝗲𝗸 𝗹𝗶𝗻𝗸 𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝘂𝘁 : https://yubi.id/metodealbidayah